Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Trading Emas: Apa itu Trading Emas? Bagaimana Cara Mainnya?

Trading Emas

Saat ini bagi kebanyakan orang, trading emas jika dilakukan secara online akan semakin menguntungkan. Mengapa demikian? Karena Anda bisa melakukannya dimana saja dan kapan saja, asalkan ada gadget seperti smartphone serta jaringan internet.

Trading untuk emas berarti Anda melakukan cara agar bisa mendapatkan keuntungan dalam naik dan turunnya harga dari emas itu sendiri. Bagi Anda yang sudah melakukan trading forex, maka tidak akan asing dengan trading ini.

Apakah Anda penasaran dengan trading pada emas yang dinilai sangat berharga di masyarakat ini?

Mengenal Trading Emas Online

Jika Anda belum mengetahui mengenai apa itu trading online pada emas? Maka harus mencari tahu dahulu agar aktivitas bisa dilakukan dengan benar. Trading online ini merupakan aktivitas dagang emas yang dilakukan online di pasar forex, tanpa ada perpindahan emas tersebut secara fisik.

Di pasar forex itu sendiri, emas ini dianggap sebagai mata uang yang memiliki simbol XAU. Biasanya, akan dipasangkan dengan mata uang US dollar yang mana dalam bentuk pairnya sendiri yaitu XAU/USD.

Mata uang US ini akan mempengaruhi harga dari emas itu sendiri. Oleh sebab itu, jika US dollar telah diprediksi akan mengalami penurunan, maka para trader akan memasang pada posisi buy XAU/USD yang berarti akan membeli XAU dan menjual USD.

Trading pada aset emas biasanya akan dijadikan sebuah perlindungan yang mana untuk mengantisipasi resiko dari melemahnya US Dollar pada aset investasi para trader.

Kelebihan Investasi Emas

Setiap investasi yang dilakukan oleh para trader pastinya memiliki keuntungan tersendiri. Bahkan, untuk kelebihan yang dimilikinya ada beberapa yang tidak dimiliki investasi lainnya, yaitu:

1. Sangat Likuid

Pasar emas merupakan pasar yang terbesar di dunia sehingga ini menjadi kelebihan dari trading komoditi emas. Untuk trading ini sangat likuid di pasar forex dan pasti sudah terjamin keamanannya sehingga Anda tidak perlu takut bangkrut.

Bagi para investor ini disarankan agar memiliki perencanaan trading meskipun sudah aman dalam hal harganya. Waspada dengan volatilitas harga yang sangat tinggi terhadap trading online emas ini. 

Bahkan, dalam hitungan menit saja sudah bisa naik turun sebesar 800–100 pip sehingga bisa dipastikan sangat likuid. Selain memiliki perencanaan, para investor juga harus memiliki arus keuangan sesuai standar agar memenuhi keamanan keuangan. 

Dua hal tersebut harus dimiliki sebelum benar-benar masuk dalam dunia trading yang bisa digunakan sebagai upaya preventif kerugian. Pasalnya, resiko-resiko kerugian bisa saja datang pada kegiatan trading sewaktu-waktu.

2. Potensi Profit Besar

Pasar emas memang terbesar di dunia dilihat dari jumlah transaksinya saja per hari bisa mencapai lebih dari US$ 3,2 triliun. Jumlah besar tersebut dapat dibilang sangat fantastis dan besar.

Hal tersebut dapat dimanfaatkan para trader agar dapat melakukan transaksi trading dalam jumlah volume yang besar. Semakin besar volume transaksi yang dilakukan, maka akan semakin banyak pula profit yang akan diraih dalam trading tersebut.

3. Tidak Ada Resiko Kehilangan Barang Fisik

Pada umumnya, investasi emas yang dilakukan oleh masyarakat adalah dengan menyimpan emas batangan atau emas perhiasan secara fisik. Berbeda dengan trading emas yang tidak ada bentuk fisik emasnya melainkan hanya bermain dengan harga emas.

Hal tersebut menjadi kelebihan karena dengan tidak ada pengiriman fisik maka resiko kehilangan barang fisik seperti emas tidak akan terjadi. Pastinya, ini diperhitungkan untuk para trader agar menghindari resiko kehilangan emas fisik tersebut.

Selain keuntungan yang telah disebutkan di atas, dengan tidak ada bukti fisik ini juga terdapat kelebihan lain. Kelebihan lain tersebut adalah tidak perlu membayar biaya penyimpanan, transportasi, maupun asuransi untuk aset emas Anda.

Untuk beberapa biaya di atas tidak perlu dilakukan sehingga para trader bisa fokus pada aktivitas trading agar memiliki potensi mendapatkan profit yang lebih banyak.

4. Fasilitas Leverage

Fasilitas leverage ini memungkinkan Anda atau trader agar bisa mendapatkan kontrak trading pada jumlah tertentu dan bisa tidak membayarkan secara penuh.

Contohnya saja, untuk leverage 1:100 maka 1 dolar bisa dilakukan untuk trading komoditi emas sebesar 100 dolar. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan pada modal yang terbatas tidak menjadi permasalahan yang besar dalam aktivitas trading ini.

5. Fleksibel Waktu dan Sangat Simple

Trading emas online bisa ternyata sangat fleksibel karena Anda dapat beraktivitas dalam 24 jam, namun hanya pada hari Senin sampai dengan Jumat atau 5 hari kerja. Aktivitas ini bisa dilakukan di waktu senggang sehingga tidak akan mengganggu produktivitas kerja utama Anda.

Selain fleksibel bisa dilakukan di mana saja, ternyata untuk emas ini sangat sederhana dan tidak terlalu kompleks. Bandingkan saja dengan saham yang ada, terdapat banyak perusahaan pilihan dengan harga masing-masing yang masih harus dianalisis.

Berbeda dengan investasi online emas yang memungkinkan Anda hanya fokus dan perhatian pada satu barang saja yaitu emas.

6. Biaya Transaksi Rendah

Dijelaskan di atas bahwa Anda tidak akan membayar sejumlah dana seperti penitipan emas dan lainnya. Akan tetapi, Anda tetap akan dikenakan biaya jasa yang berasal dari perbedaan harga bid dan ask yang disebut dengan spread.

Selain itu, juga masih terdapat biaya inap yang disebut dengan swap fee yang mana posisinya masih belum ada penutupan pada hari tersebut. Swap fee sendiri biasanya akan dikenalkan per hari untuk biayanya.

Resiko Trading Emas Online

Selain kelebihan yang bisa didapatkan, ternyata juga ada resiko yang harus siap dihadapi atau bisa juga diantisipasi agar tidak terjadi. Ketahui resiko dari trading online ini sehingga Anda tetap mendapatkan profit yang maksimal. Resiko yang perlu diketahui, yaitu:

1. Resiko Leverage

Memang di atas disebutkan bahwa Leverage memiliki kelebihan yang bisa didapatkan para trader. Akan tetapi, masih ada sesuatu yang harus diantisipasi pada fasilitas ini karena potensinya cukup besar.

Agar bisa menghindari resiko leverage, maka harus membuat margin dengan baik dan manajemen keuangan yang terarah. Hal ini dilakukan agar leverage dapat disesuaikan pada kemampuan trader yang sedang melakukan transaksi trading tersebut.

2. Perubahan Tingkat Suku Bunga

Perubahan tingkat suku bunga pada trading komoditi emas bisa dibilang relatif cepat karena pengaruh dari perpindahan nilai pada dollar.

Apabila tingkat suku bunga pada sebuah negara meningkat, maka mata uang tersebut juga akan bertambah kuat. Alasan dari terjadinya hal tersebut adalah karena ada banyak aliran dana investasi yang masuk pada negara tertentu.

Hal tersebut bisa mempengaruhi fluktuasi dari harga emas yang terjadi di pasar forex. Anda harus sigap jika sewaktu-waktu tingkat suku bunga menurun.

Oleh sebab itu, perencanaan dan manajemen keuangan harus diperhatikan agar tidak akan mempengaruhi jika ada resiko suku bunga yang berubah sewaktu-waktu.

Untuk trading emas sendiri memang banyak memiliki kelebihan sehingga Anda bisa saja optimis akan mendapatkan sebuah keuntungan. Akan tetapi, untuk resikonya harus diperhatikan juga agar siap dan tetap dapat mengoptimalkan profit yang akan didapatkan.